Football Manager 26 Sports Interactive Kembalikan Mode Internasional dan Janji Perbaikan
Sports Interactive mengumumkan bahwa mode International Management akan kembali ke Football Manager 26 pada 26 Mei melalui update gratis. Selain itu, studio memanfaatkan momen ini untuk merespons kritik yang muncul sejak peluncuran game, terutama terkait UI, immersion, dan arah permainan setelah transisi ke Unity.
Dalam pernyataan panjangnya, Studio Director Miles Jacobson, sosok yang sudah lama menjadi wajah franchise, menanggapi masukan pemain mengenai desain ulang antarmuka, masalah immersion, dan navigasi yang membingungkan.
Update Mendatang: Fitur dan Konten Baru
Update ini menghadirkan kembali kemampuan pemain untuk mengelola tim nasional, sekaligus memperkenalkan fitur resmi FIFA World Cup 2026, termasuk:
- Grafis siaran resmi
- Kostum berlisensi
- Bola pertandingan resmi
Namun, Sports Interactive menekankan bahwa studio masih menunggu persetujuan beberapa kostum berlisensi, sehingga kostum tersebut mungkin belum tersedia langsung. Selain itu, update kedua yang dijadwalkan pada Juni akan menambahkan aset berlisensi tambahan dan menghadirkan skuat resmi 26 pemain World Cup. Dengan kata lain, studio akan terus memperluas pengalaman internasional secara bertahap.
Mode Internasional: Masih Butuh Perbaikan
Meski kembalinya mode internasional akan menyenangkan penggemar lama, Jacobson menegaskan bahwa tim SI masih mengembangkan fitur ini.
“Meski mode ini lebih baik dibanding FM24, kami tidak akan meluncurkan revamp penuh sekaligus. Kami akan terus mengembangkannya seiring waktu,” jelas Jacobson.
Dengan kata lain, pemain bisa menikmati peningkatan sekarang, namun studio akan menghadirkan versi final secara bertahap.
FM26: Sports Interactive Akui Kekurangan
Jacobson juga menyinggung kritik yang diterima FM26 secara umum. Banyak pemain merasa antarmuka dan navigasi baru membingungkan. Menurut Jacobson, studio berupaya menciptakan UI yang lebih mulus dan konsisten di semua platform, namun hasilnya mengurangi pengalaman beberapa pemain.
Sejak peluncuran, Sports Interactive merilis beberapa update untuk mengatasi keluhan ini, termasuk merancang ulang layar dan mengembalikan fungsi yang sebelumnya dihapus. Jacobson menjelaskan bahwa timnya hanya bisa melakukan perubahan ini berkat transisi ke Unity, namun ia juga mengakui bahwa studio belum memenuhi standar tinggi Football Manager.
“Kami sadar bahwa apa yang kami rilis belum memenuhi ekspektasi banyak pemain. Pemain menuntut kualitas terbaik dari Football Manager, dan itu identitas brand ini. Meskipun kami sudah merilis berbagai update, kami belum mencapai level itu.”
Fokus Masa Depan: Immersion dan Pengalaman Pemain
Ke depan, Sports Interactive menegaskan bahwa studio akan memprioritaskan immersion. Mereka akan meningkatkan dunia permainan, memperbaiki navigasi UI, dan mempercantik presentasi keseluruhan. Dengan demikian, studio ingin memastikan FM26 menghadirkan pengalaman Football Manager yang lebih hidup dan memuaskan.
Dengan kata lain, tim SI mendengarkan masukan pemain dan berkomitmen untuk terus menyempurnakan FM26.