3 Liga Underrated di EA FC 26 yang Bisa Bikin Squad Meta Kamu Kalah Telak
Di dunia EA FC 26 Ultimate Team, semua orang sedang fokus pada Premier League hybrid, La Liga super cepat, atau tank Serie A yang mudah di-spam. Namun, di sisi lain, beberapa liga underrated sebenarnya punya potensi untuk mengalahkan squad meta dengan biaya jauh lebih rendah. Oleh karena itu, kali ini kita akan menyoroti tiga liga yang layak dicoba, lengkap dengan rekomendasi squad, formasi, dan taktik.
Primeira Liga: Squad Murah, Efektif, dan Bikin Lawan Kaget
Primeira Liga sering diremehkan, padahal pemainnya memberikan value luar biasa. Dengan demikian, kamu bisa membangun squad full liga yang kuat tanpa menguras kantong, dan tetap kompetitif di Weekend League.
Pemain Kunci:
- Rafa Silva (Future Stars) – kecepatan 95 dan skill 5 bintang membuat lawan kesulitan.
- Palhinha – mengontrol lini tengah dengan stabil, kuat, dan harganya terjangkau.
- Pepe (Winter Wildcard) & Nuno Mendes – menjaga pertahanan dengan solid, sementara Nuno Mendes bisa naik-turun sayap dengan pace 90+ dan crossing akurat.
Formasi & Taktik:
- Pertama, gunakan formasi 4-3-3 flat full liga.
- Kemudian, tempatkan Bruno Fernandes untuk menarik semua string di CAM, Darwin Núñez mengeksekusi gol, dan Jota serta Otávio menjaga sayap.
- Selain itu, terapkan custom tactic: Depth 70, High Press, Build-up Balanced, sehingga squad menjadi efektif untuk counter-attack.
Keunggulan: Full liga chemistry, harga squad di bawah 120k coins, dan banyak opsi rotasi.
Kekurangan: Striker mulai kehilangan finishing di late-game. Meskipun begitu, squad ini tetap sangat efisien dan kompetitif.
Eredivisie: Liga Muda yang Siap Meledak
Eredivisie underrated karena menawarkan pemain muda potensial yang bisa menjadi meta. Selain itu, squad ini cocok untuk pemain yang suka memainkan gaya cepat dan agresif.
Pemain Kunci:
- Brian Brobbey (ST) – bertindak sebagai tank di depan dengan PAC 84+, sering mem-bully bek lawan.
- Bergwijn (RW) – kecepatan tinggi membuat pertahanan lawan kerepotan.
- De Jong – versi base gold cukup solid, sedangkan versi Thunderstruck meningkatkan dominasi lini tengah.
Formasi & Taktik:
- Gunakan formasi 4-2-3-1 narrow.
- Selanjutnya, Timber di RB selalu maju, Reijnders bergerak sebagai box-to-box, dan Zirkzee menjaga serangan.
- Kamu juga bisa mendapatkan full Dutch chemistry dengan memasukkan Van Dijk.
Dengan kata lain, Eredivisie ideal bagi pemain yang ingin kontrol penuh dan build-up cepat, karena pemain muda di liga ini punya potensi tinggi untuk menjadi meta di Weekend League.
Belgian Pro League: Squad Murah yang Mematikan
Jupiler Pro League sering diremehkan, padahal chemistry full liga menyatu dengan baik, harga pemain tetap terjangkau, dan stamina pemain tinggi. Oleh karena itu, squad ini sangat efektif untuk pressing agresif dan counter-attack.
Pemain Kunci:
- Mangala / Vanaken – mengontrol lini tengah sebagai pivot.
- Trossard (RW) – menarik ruang dan memaksa lawan kerepotan.
- Vertonghen – menjaga lini belakang dengan solid.
- Kamu juga bisa menghybrid squad dengan De Bruyne untuk chemistry optimal.
- Sebagai tambahan, opsi rotasi seperti Doku (LW) bisa menjadi solusi untuk counter-attack yang lebih cepat.
Formasi & Taktik:
- Pertama, gunakan formasi 4-2-3-1.
- Selanjutnya, terapkan custom tactic: Depth 72, High Press / Relentless, Direct Passing. Strategi ini menurunkan stamina lawan secara signifikan tanpa membutuhkan pemain meta.
Kesimpulan EA FC 26
Singkatnya, Primeira Liga, Eredivisie, dan Belgian Pro League menunjukkan bahwa tim underrated bisa lebih mematikan daripada squad meta. Dengan strategi yang tepat, formasi yang sesuai, dan pemilihan pemain yang cermat, squad murah ini bisa membuat lawan kaget dan kewalahan. Oleh karena itu, jangan hanya mengikuti tren—cobalah mengeksplorasi liga underrated ini dan buktikan sendiri keunggulannya di Ultimate Team.