7 Pemain Gold Underrated di EA FC 26 yang Bikin Tim Kompetitif Tanpa Menguras Koin
Membangun Ultimate Team di EA FC 26 kini terasa seperti investasi besar. Promo datang silih berganti, mulai dari Winter Wildcards hingga Scream, sehingga harga pemain meta meningkat drastis. Akibatnya, banyak pemain merasa EA FC 26 lebih mirip simulator finansial daripada game sepak bola.
Namun, jangan khawatir. Masih ada pemain gold underrated yang memiliki performa tinggi di lapangan, tapi harganya tetap bersahabat. Untuk pemain yang main Road to Glory atau ingin tim murah tapi efektif, daftar ini wajib dicatat.
Anthony Gordon – Sayap Lincah Newcastle yang Mengancam Lawan
Klub: Newcastle United | Overall: 83
Stat Utama: Pace 91 | Shooting 79 | Dribbling 83
Anthony Gordon memang underrated di rating, tetapi dia sering menjadi ancaman nyata di lapangan. Dengan pace tinggi, dia nyaman bermain di sisi kiri maupun kanan. Selain itu, kemampuan cut inside dan finesse shot-nya sering menghasilkan gol. Oleh karena itu, Gordon menjadi winger ideal bagi pemain yang ingin hasil maksimal tanpa mengeluarkan banyak koin.
Micky van de Ven – Bek Tengah Cepat dan Serbaguna
Klub: Tottenham Hotspur | Overall: 82
Stat Utama: Pace 90 | Defending 82 | Physicality 80
Van de Ven menawarkan solusi bagi pemain yang sering kebobolan karena counter attack. Dengan pace tinggi, dia menutup ruang lawan dan membantu build-up serangan. Selain itu, fisik dan defending yang kuat membuat Van de Ven tampil seperti CB kelas atas meski ratingnya rendah. Dengan kombinasi ini, dia menjadi pilihan taktis yang pintar di EA FC 26.
Ridle Baku – Gelandang Serba Bisa Harga Terjangkau
Klub: RB Leipzig | Overall: 78
Stat Utama: Pace 81 | Dribbling 81 | Defending 71
Ridle Baku merupakan hidden gem sejati. Dengan harga di bawah 1000 koin, pemain ini fleksibel dan bisa bermain sebagai RM, CM, atau bahkan RB. Selain itu, statnya yang seimbang memungkinkan dia tampil solid di berbagai taktik. Dengan kata lain, Baku menunjukkan bahwa rating tinggi bukan satu-satunya ukuran kualitas pemain.
Jeremie Frimpong – Fullback Super Cepat Liverpool
Klub: Liverpool FC | Overall: 83
Stat Utama: Pace 94 | Dribbling 84 | Defending 72
Frimpong menghadirkan kecepatan tinggi dari belakang. Pace 94 membuatnya efektif sebagai fullback maupun winger. Selain itu, dia sering mencetak gol dari jarak jauh dan menjadi ancaman serius saat melakukan serangan balik. Oleh karena itu, pemain yang suka menyerang dari sisi sayap harus mempertimbangkan Frimpong dalam skuad.
Lucas Chevalier – Kiper PSG dengan Reflex Gila
Klub: Paris Saint-Germain | Overall: 83
Stat Utama: Reflexes 86 | Diving 84 | Positioning 80
Lucas Chevalier tampil sebagai pengganti Donnarumma dan sering melakukan penyelamatan penting yang menyelamatkan tim dari kebobolan. Selain itu, harga yang hanya 4–5 ribu koin membuatnya menjadi kiper murah tapi andal. Dengan kemampuan refleks tinggi, dia menjadi pilihan tepat bagi tim yang ingin performa solid tanpa menguras koin.
Matheus Nunes – Gelandang Fleksibel Manchester City
Klub: Manchester City | Overall: 79
Stat Utama: Pace 85 | Passing 76 | Physicality 76
Meskipun sering ketutup bintang lain, Nunes tampil fleksibel di EA FC 26. Dia bisa bermain sebagai CM, CDM, bahkan RB jika dibutuhkan. Selain itu, statnya mendukung baik pertahanan maupun serangan, menjadikannya pelapis atau starter yang tetap bisa diandalkan. Dengan demikian, Nunes membuktikan fleksibilitas bisa menjadi senjata rahasia di Ultimate Team.
Jonathan David – Striker Murah dengan Weak Foot 5★
Klub: Juventus | Overall: 82
Stat Utama: Pace 81 | Shooting 82 | Physicality 78
Jonathan David memiliki Weak Foot bintang lima yang membuatnya mematikan dari berbagai sudut. Ditambah finishing tinggi dan harga di bawah 1000 koin, dia menjadi striker efisien untuk build-up cepat dan penyelesaian instan. Oleh karena itu, pemain yang ingin kombinasi cepat dan akurat harus mempertimbangkan David.
Estêvão – Prospek Chelsea untuk Super-Sub Cepat
Klub: Chelsea | Overall: 78
Stat Utama: Pace 90 | Dribbling 82 | Shooting 74
Estêvão menghadirkan kecepatan dan dribbling yang membuat lawan kesulitan di menit-menit akhir. Walaupun fisiknya lemah, dia tetap efektif sebagai super-sub. Dengan harga sekitar 2000 koin, dia menjadi investasi murah yang memberi dampak besar di lapangan.
Kesimpulan: Tim Kompetitif Tidak Harus Mahal
Di tengah lonjakan harga kartu promo, pemain gold underrated tetap memungkinkan kamu membangun tim kompetitif tanpa menguras koin. Dengan memilih pemain-pemain cerdas dari daftar ini, tim murah pun bisa bersaing di divisi atas dan menantang lawan dengan kartu meta mahal.